Details
Unduh Docx
Baca Lebih Lajut
Bisakah Anda (Baginda Raja Pu) tolong beri tahu kami, dari Kebijaksanaan agung Anda, bagaimana makhluk apa pun di planet ini dapat menghindari neraka, Tuan? Terutama neraka abadi, Tuan, karena mereka akan tersesat selamanya, menderita selamanya. Baginda, tolong bantu. “Oh, Anda, Raja dari Para Raja dari Para Raja dari Para Raja, telah mengajari mereka lebih banyak daripada yang bisa kami ajarkan. Anda telah berusaha sebaik mungkin, lebih dari yang bisa kami lakukan. Jadi, lanjutkanlah saja cara Anda, ajarkanlah kepada mereka Lima Sila, standar moral, agar mereka terlepas dari kekuatan negatif yang kejam dan mencengkeram, maka mereka akan bebas. Dan Guru mana pun selalu dapat mengangkat mereka dengan mudah, seolah-olah Anda menyentuh air dengan tangan Anda. Tetapi jika mereka tidak hidup sesuai dengan prinsip-prinsip sederhana ini, maka mereka dapat menunggu giliran mereka dibebaskan untuk waktu yang amat sangat lama, selamanya, sampai mereka melunasi semua karma pembunuhan ini, karma langsung atau tidak langsung. Lalu seorang Guru yang bijaksana akan datang dan membantu mereka. Tetapi tentu saja, itu membutuhkan waktu yang lebih lama dan mereka tidak akan tahu kapan. Karena jika mereka melakukan sesuatu yang tidak sesuai dengan standar mulia, nilai tertinggi sang jiwa, maka mereka harus menanggung konsekuensinya.” Ya, Tuan. Terima kasih telah memberi tahu kami semua ini. Dan kami memiliki stasiun Televisi yang didedikasikan untuk Kekuatan Maha Guru dari TUHAN. Dan kami akan menyiarkan ajaran Anda, nasihat Anda hari ini agar semua orang di dunia ini mengetahuinya dan hidup sesuai dengan itu. Terima kasih banyak atas berkah Anda, kata-kata Anda. Maksud saya, Anda tidak hanya berbicara dalam bahasa manusia, bahasa dunia kami, tetapi berkah Anda akan mengalir ke dalamnya dan membantu mereka membersihkan sebagian dari sampah itu. Dan mereka mungkin akan mengingat tujuan hidup mereka sebagai manusia. Kami berterima kasih kepada Anda atas hasil apa pun darinya. Terima kasih, Tuan. Adakah nasihat berharga lainnya yang dapat Anda berikan kepada para makhluk di planet ini, Tuan? Tolong beri tahu kami. “Oh, tidak. Jika makhluk-makhluk di planet ini mendengarkan Ajaran Anda, itu sudah lebih dari cukup. Mereka hanya perlu mengamalkannya. Mereka jangan hanya mendengarkan atau menonton acara ajaran Anda di Televisi Anda. Mereka harus memercayainya dan mengamalkannya. Dan siapa pun, bahkan pendosa terburuk sekalipun, jika mereka menerima inisiasi dari Anda, mereka pasti akan diangkat dan dibebaskan seiring waktu jika mereka mempraktikkan apa yang Anda ajarkan. Jika mereka tidak, maka tak ada yang benar-benar bisa menolong mereka. Mereka sudah mendapatkan bantuan terbaik, dan jika mereka tidak menerimanya, maka kita pun menggelengkan kepala dengan putus asa. Baiklah, Tuan, Baginda, Raja dari Para Raja dari Para Raja dari Para Raja, kami tahu Anda sibuk di dunia fisik, jadi kami tidak ingin mengganggu Anda atau menyita waktu Anda lebih lama lagi. Mungkin di lain waktu di masa depan, ketika dunia Anda telah menjadi lebih murni dan pertemuan kita akan lebih mudah, maka kami akan meminta izin Anda untuk kembali menemui Anda.” Oh, oh, silakan, kapan saja, kapan saja, tidak perlu izin. Hanya saja saya minta maaf karena terkadang pertemuan kita bisa sangat terhalang di masa sulit planet kami ini. Tapi kami menyambut Anda dengan sepenuh hati, kapan saja. Silakan datang kembali kapan pun Anda merasa tepat. Terima kasih, Tuan, atas semua berkah dan nasihat Anda. Semoga TUHAN memberkati Anda lebih, lebih, dan lebih banyak lagi, sehingga Anda dapat memimpin rakyat Anda dengan Kekuatan Spiritual Anda dan Kebijaksanaan sempurna yang telah Anda capai. Amin, Tuan. “Amin. Kami berharap Anda dan orang-orang dunia Anda di planet ini meraih kesuksesan dalam tujuan spiritual mereka dan memperoleh hasil yang bermanfaat dari jerih payah mereka. Semoga TUHAN melimpahkan Berkah dan Rahmat yang semakin banyak kepada planet ini.” Oh, terima kasih, Tuan, terima kasih, Tuan. Terima kasih, Tuan. Kami mendoakan hal yang sama untuk planet Anda, meskipun Anda sudah memiliki banyak berkah spiritual melalui upaya Anda sendiri, melalui pencapaian Kebuddhaan Anda sendiri. Namun kita selalu dapat menggunakan lebih banyak berkah. Kita dapat selalu memanfaatkan lebih banyak berkah. Benar, Tuan? “Oh, tentu saja, tentu saja. Kita tidak pernah merasa memiliki cukup kekuatan, cukup kebijaksanaan dengan kemampuan kita sendiri, kecuali melalui Rahmat TUHAN.” Terima kasih, Tuan, atas segalanya dan atas hadiah berharga ini, dan mohon terus mendukung kami, memberkati dunia ini agar semua orang dapat menjadi sahabat alih-alih musuh. Setiap orang akan menjadi pembawa damai alih-alih pencipta perang, membawa kebahagiaan alih-alih penderitaan bagi semua, bagi satu sama lain dan bagi diri mereka sendiri. Kami berterima kasih kepada Anda, Tuan, atas dukungan Anda, atas berkah Anda, atas bantuan Anda, atas nama semua makhluk di planet ini. Kami berterima kasih kepada Anda, Tuan. Dan atas nama TUHAN, kami mendoakan agar perjalanan pulang Anda menyenangkan. Karena di dunia ini kami memiliki ruang, kami memiliki waktu. Jadi, hanya itu yang bisa kami katakan: Kami doakan yang terbaik untuk Anda. Kami mengucap syukur kepada-Mu, TUHAN kami yang maha perkasa, TUHAN, MAPA, atas pertemuan hari ini, atas Sahabat yang penuh berkah Yang juga membawa berkah dan hadiah bagi planet kami. Terima kasih, TUAN. Mohon terus bantu kami, berkati kami. Amin. Oh, saya sudah lebih terjaga sekarang, jadi saya harus keluar dari tenda saya dan melanjutkan pekerjaan saya. Oh, tapi ketahuilah, saya masih belum sepenuhnya terjaga, seperti jika kalian terjaga di siang hari setelah tidur nyenyak sepanjang malam. Tapi saya sangat bahagia, bahagia, bahagia setelah percakapan ini. Yah, setiap kali saya bertemu dengan Raja lain dari planet yang jauh atau bahkan dari planet ini, saya merasa sangat bahagia, sangat gembira. Saya hanya ingin keluar dan mungkin memeluk beberapa insan-tupai, memeluk insan-burung, dan memeluk pohon-pohon di sekitar saya. Saya harap percakapan ini, ketika segera ditayangkan, juga akan membawa kebahagiaan bagi kalian sebagai selingan dalam kehidupan sehari-hari kita yang monoton. Oke, sampai jumpa untuk saat ini. TUHAN memberkati, TUHAN mengasihi, TUHAN mengampuni. Photo Caption: “Bersatu untuk Bertumbuh, Kuat dan Bahagia dalam RAHMATTUHAN











