Pencarian
Bahasa Indonesia
  • English
  • 正體中文
  • 简体中文
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Magyar
  • 日本語
  • 한국어
  • Монгол хэл
  • Âu Lạc
  • български
  • Bahasa Melayu
  • فارسی
  • Português
  • Română
  • Bahasa Indonesia
  • ไทย
  • العربية
  • Čeština
  • ਪੰਜਾਬੀ
  • Русский
  • తెలుగు లిపి
  • हिन्दी
  • Polski
  • Italiano
  • Wikang Tagalog
  • Українська Мова
  • Lainnya
  • English
  • 正體中文
  • 简体中文
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Magyar
  • 日本語
  • 한국어
  • Монгол хэл
  • Âu Lạc
  • български
  • Bahasa Melayu
  • فارسی
  • Português
  • Română
  • Bahasa Indonesia
  • ไทย
  • العربية
  • Čeština
  • ਪੰਜਾਬੀ
  • Русский
  • తెలుగు లిపి
  • हिन्दी
  • Polski
  • Italiano
  • Wikang Tagalog
  • Українська Мова
  • Lainnya
Judul
Naskah
Berikutnya
 

Tingkat Spiritual Dunia Dosy dan Wawasan dari Baginda Raja Nu, Bagian 2 dari 5

Details
Unduh Docx
Baca Lebih Lajut
Oh, saya lupa memberi tahu kalian bahwa Raja Perdamaian kini sudah pulih dengan baik. Dia telah diserang oleh gerombolan hantu bengis. Dan saya ada bersama-Nya dan menyelamatkan-Nya. Dia makhluk yang luar biasa. Dia adalah seorang Buddha kuno yang kembali sebagai murid untuk membantu saya menyelamatkan dunia ini. Kalian juga harus banyak berterima kasih kepada-Nya. Sekarang setelah Dia pulih, mungkin kita bisa melanjutkan percakapan dengan Raja-Raja yang jauh atau beberapa Raja lainnya. Sementara itu, saya akan berusaha menyelesaikan percakapan dengan Raja-Raja lain setelah Raja Nu dari Dosy. Saya sangat berharap saya bisa.

Untuk terhubung dengan Kekuatan Universal Asli, Kekuatan TUHAN, maka kalian dapat dibebaskan. Jadi, orang-orang yang diinisiasi dengan ketulusan, pada hari inisiasi, mereka sudah terbebaskan. Kecuali, karena kebiasaan, pengaruh latar belakang, teman atau keluarga yang masih belum berada dalam Cahaya, sang inisiat mungkin tergelincir kembali ke pola lama kehidupan yang tidak berbelas kasih, seperti membunuh makhluk lain, atau memakan daging makhluk lain yang telah dibunuh. Maka mereka tidak dapat lagi memperoleh pembebasan ini. Itulah sebabnya di masa lalu, zaman kuno, para Guru tak pernah memberikan inisiasi dengan mudah dan sembarangan. Namun saat ini, beberapa Guru masih melakukannya, jarang, tetapi masih, meskipun Mereka memilih dengan sangat jelas. Baba Sawan Singh Ji Maharaj, ketika Dia masih hidup, dari ratusan permohonan inisiasi, Dia mungkin memilih sekitar seratusan orang, menurut catatan yang pernah saya baca di suatu tempat. Sudah lama sekali sejak saya membacanya.

Jadi, kalian lihat, peluang untuk mendapatkan inisiasi dari seorang Guru sejati tidaklah besar. Maksud saya, peluangnya tidak terlalu besar. Itulah mengapa saya masih bekerja sangat keras dan menderita, karena tidak banyak dari jumlah populasi dunia yang sangat besar ini yang ingin mendapatkan inisiasi. Hanya karena sangat sulit bagi mereka untuk menjadi vegan. Mereka menyerah pada kebiasaan dan selera mereka alih-alih ingin kembali ke Rumah dan memastikan kebebasan mereka, memastikan kesempatan mereka untuk berada jauh, jauh, jauh sekali, bebas dari neraka. Ini sangat menyedihkan hati saya. Saya berusaha sekeras mungkin. Apa lagi yang bisa saya lakukan?

Sebenarnya, gaya hidup vegan tidak hanya mencakup menjauhi daging insan-hewan, tetapi juga menjauhi alkohol, narkoba, rokok, dan perbuatan-perbuatan tidak sehat lainnya. Jadi, orang-orang di dunia merasa bahwa hal-hal ini sangat sulit untuk mereka ikuti. Namun pada awalnya, kita hidup seperti itu. Kita terlahir seperti itu. Hanya karena pengaruh negatif masyarakatlah kita menjadi lebih negatif. Dan energi negatif ini mengikuti kita ke mana-mana, mengurung kita dalam penjara yang begitu kuat sehingga kita tidak bisa keluar. Jadi tanpa Kuasa dan Rahmat Guru, itu hampir mustahil. Namun orang-orang bahkan tidak berdoa, karena mereka begitu terjerumus dalam situasi seperti ini, dalam gaya hidup seperti ini sehingga sangat sulit bagi mereka untuk bahkan mengingat TUHAN, mengingat Sang Buddha, berdoa memohon perlindungan dan pertolongan bagi mereka, serta inisiasi untuk pembebasan.

Terlepas dari semua kejatuhan, jebakan, dan pemenjaraan bagi manusia yang masih tertidur, saya tetap berpikir bahwa manusia itu berharga dan jiwa mereka adalah sesuatu yang dicari, diburu oleh kekuatan negatif. Dan mereka sangat kasihan, para manusia, sehingga jika kalian memikirkan penderitaan mereka, jika kalian memikirkan kerentanan mereka, oh, kalian bisa meneteskan air mata sepanjang hari, sepanjang malam, dengan begitu banyak rasa iba dan belas kasih di hati kalian. Dan itulah yang terjadi pada saya. Itulah mengapa saya tidak bisa berhenti mencintai mereka. Bahkan jika kalian menyebutkan pendosa terburuk di dunia ini, saya tetap sangat mencintai mereka, dan saya masih berusaha sekuat tenaga untuk membangunkan mereka dan memberi mereka pahala sebanyak yang diizinkan, agar mereka dapat mengangkat diri mereka, dan, melalui banyak keadaan, banyak berkah dari semua Guru, dan TUHAN Yang Mahakuasa, agar mereka punya kesempatan untuk terbangun dan berusaha menemukan Guru tercerahkan untuk memberi mereka inisiasi berharga ini, membebaskan jiwa mereka selamanya. Saya berdoa agar suatu hari nanti ini akan terjadi dan gaya hidup ini akan menjadi satu-satunya gaya hidup bagi planet kita.

Manusia memiliki begitu banyak kebebasan untuk melakukan apa pun yang mereka inginkan, selain menjadi penuh kebajikan. Perlakukan orang lain sebagaimana kalian ingin diperlakukan dan perlakukan tubuh kalian sendiri sebagai bait suci TUHAN yang berharga dan rawatlah dengan cara yang benar, jangan mengonsumsi segala racun dari daging insan-hewan, dari narkoba, dari alkohol, dari rokok, atau dari hal-hal tidak sehat lainnya yang dapat membahayakan tubuh, pikiran, jiwa, dan benar-benar memengaruhi roh kalian. Jiwalah yang mengarahkan gaya hidup, pemikiran, dan silsilah mulia manusia yang merupakan anak-anak TUHAN. Tetapi jika anak-anak TUHAN itu menciptakan begitu banyak rintangan negatif di sekitar mereka, seperti tembok yang tak dapat ditembus, maka jiwa pun tidak bisa berbuat banyak.

Kalian lihat betapa besar dan betapa berkuasanya TUHAN. Namun, bahkan umat manusia, yang terperangkap di dalam tembok yang mereka ciptakan sendiri, tidak dapat menerima Rahmat, Berkah, Cinta, dan Kuasa TUHAN. Manusia punya kehendak bebas, tapi banyak yang memakainya untuk tujuan yang merugikan sehingga merosot ke keadaan yang sangat rendah, status spiritual yang lebih rendah, dan menanggung begitu banyak penderitaan, berenang di kolam berbagai jenis zat berbahaya, buruk, kotor, tidak pantas bagi seorang anak TUHAN.

Kita sudah membicarakan hal itu sebelumnya. Saya tak tahu apakah saya harus melanjutkan lebih jauh. Oh, semoga TUHAN memberkati kita semua, dan semoga kalian segera terbangun. Hanya itu yang bisa saya katakan dan saya doakan untuk kalian. Terima kasih, TUHAN, atas Rahmat dan Kasih-Mu, dan karena Engkau masih menerima kami, mengampuni kami, bahkan ketika kami berada di sumur kesedihan, penderitaan, dan dosa yang terdalam. Engkau masih menerima kami. Engkau masih menginginkan kami pulang ke Rumah. Kami sangat bersyukur kepada-Mu, Pak. Kami sangat berterima kasih kepada-Mu, MAPA yang Agung.

Namun pikirkanlah, kalian harus percaya kepada TUHAN, memercayai TUHAN, memercayai Rahmat dan Pengampunan-NYA. Bayangkan orang tua kita, betapa mereka selalu memaafkan dan merawat kita, terutama ketika kita sedang dalam kesulitan. Namun kita juga harus mendengarkan nasihat orang tua. Mereka adalah orang yang lebih tua. Mereka punya lebih banyak pengalaman dan memiliki cinta yang luar biasa bagi anak-anak mereka. Itulah sebabnya dalam agama-agama yang baik, aturan agama menganjurkan agar kita menghormati orang tua, mencintai orang tua, karena mereka adalah cerminan dari Sifat TUHAN. Itulah mengapa jika kalian berbakti pada orang tua, sungguh-sungguh di dalam hati, kalian menghormati, mencintai, dan merawat mereka ketika mereka membutuhkan kalian, atau bahkan ketika mereka tidak membutuhkan kalian, kalian mengunjungi mereka, menghormati mereka, merawat mereka dengan cara-cara kecil untuk membuat mereka merasa dicintai dan dihargai – itu akan membuat mereka bahagia di usia tua mereka. Itu adalah sesuatu yang seharusnya dilakukan semua anak, tak peduli berapa pun usia kalian, karena itu juga akan mendatangkan pahala yang sangat besar bagi kalian.

Dengan Rahmat TUHAN, kalian dilahirkan sebagai manusia dan menikmati segala hak istimewa, kecerdasan, dan berkah. Jadi, wajar jika kita harus benar-benar berbakti kepada orang tua kita. Karena saya melihat sebagian besar orang tua, 99,9% orang tua begitu tanpa syarat dalam cinta, perhatian, dan perlindungan mereka terhadap anak-anak mereka. Jadi, dalam skala lebih besar, lebih besar, lebih besar yang tak terbayangkan begitulah TUHAN adanya, betapa nyatanya TUHAN. Mereka hanya menginginkan yang terbaik untuk kalian dan berusaha – Orang Tua, MAPA – berusaha sekuat tenaga, sebaik-baiknya.

Orang Tua kita, TUHAN, Yang Mahakuasa, MAPA kita, selalu berusaha sebaik mungkin untuk memberi kita semua hal terbaik, kehidupan yang paling bahagia, yang paling penuh kebahagiaan. Lalu MAPA bahkan membiarkan kalian memilih untuk datang ke dunia ini, yang tidak seperti TUHAN, tidak seperti di Surga. Tapi kalian ingin datang. Kalian ingin merasakan perbedaannya. Jadi, bahkan TUHAN mengizinkan kalian turun untuk belajar sesuatu yang baru, yang lebih baru daripada kehidupan di Surga, tentu saja, dan agar kalian merasa kalian pantas mendapatkan pahala kalian, kehidupan kalian, berkah kalian. Itulah yang kalian pikirkan, sampai kalian turun ke sini dan menderita tanpa akhir. Karena dunia di sini berbeda, efek getarannya berbeda, energinya berbeda. Ini tidak mulus dan bahagia, penuh kebahagiaan seperti kehidupan di Surga. Sekalipun itu adalah Surga terendah, tetap saja sejuta kali lebih baik daripada di dunia fisik yang penuh ilusi ini.

Dunia ini bersifat fisik, bisa disentuh, bisa dilihat, bisa dirasakan, namun, semua itu hanyalah ilusi. Ia hanya terbuat dari energi buruk untuk menciptakannya dan menjebak kalian di dalamnya, membuat kalian berpikir semua itu nyata. Bayangkan saja pepohonan, akar-akarnya, dan semua bagian yang membentuk pohon tersebut. Kita mengira ia berakar di tanah dan dibuat oleh tanah, dari tanah. Namun, para ilmuwan sudah tahu bahwa mereka terbuat dari udara, dari energi di udara, dari beberapa komponen di udara. Kita punya acara tentang itu. Kalian kembali dan membacanya dan menontonnya. Jadi, bayangkanlah manusia juga seperti itu. Begitu banyak komponen bergabung untuk menciptakan manusia. Beberapa manusia pertama kemudian di dalam rahim.

Photo Caption: “Warna-warna Cerah dan Penuh Kasih Bertujuan untuk Mengingatkan Semua akan Surga”

Unduh Foto   

Tonton Lebih Banyak
Semua bagian (2/5)
1
Antara Guru dan Murid
2026-07-31
3177 Tampilan
2
Antara Guru dan Murid
2026-08-01
2798 Tampilan
3
Antara Guru dan Murid
2026-08-02
2577 Tampilan
4
Antara Guru dan Murid
2026-08-03
2245 Tampilan
5
Antara Guru dan Murid
2026-08-04
2089 Tampilan
Tonton Lebih Banyak
Video Terbaru
Ringkas
2026-08-10
53 Tampilan
Antara Guru dan Murid
2026-08-10
333 Tampilan
Berita Patut Disimak
2026-08-09
5578 Tampilan
Berita Patut Disimak
2026-08-09
332 Tampilan
Serial Multi-Bagian Prediksi Kuno tentang Planet Kita
2026-08-09
790 Tampilan
Antara Guru dan Murid
2026-08-09
797 Tampilan
35:07
Berita Patut Disimak
2026-08-08
230 Tampilan
Bagikan
Bagikan ke
Lampirkan
Mulai pada
Unduh
Mobile
Mobile
iPhone
Android
Tonton di peramban seluler
GO
GO
Aplikasi
Pindai kode QR, atau pilih sistem telepon yang tepat untuk mengunduh
iPhone
Android
Prompt
OK
Unduh