Details
Unduh Docx
Baca Lebih Lajut
Pada tahun 2018, sebagai pengakuan atas kontribusi mulia para seniman dan dampak mendalam dari seni, Maha Guru Ching Hai (vegan) menetapkan tanggal 3 April sebagai Hari Seniman Internasional. Hari tersebut merayakan para seniman dan karya seni mereka, yang membawa kenyamanan bagi hati, membangkitkan semangat, dan membagikan keindahan, inspirasi, serta energi positif kepada orang-orang di seluruh dunia. Untuk memperingati Hari Seniman Internasional ke-5, para anggota Asosiasi Internasional Maha Guru Ching Hai (semuanya vegan) menyelenggarakan perayaan selama tiga hari di Taipei Music Center dari tanggal 1 hingga 3 April 2022, di Taiwan, yang juga dikenal sebagai Formosa. Sebagai bagian dari perayaan ini, pada 2 April, acara tersebut menampilkan “Cahaya dan Suara, ~ Sebuah Cinta Kuno”, sebuah produksi teater musikal spiritual memukau yang menggabungkan musik, tari, dan teater tradisional klasik. Produksi ini menyatukan seniman-seniman Taiwan (Formosa) ternama, termasuk aktor dan sutradara peraih penghargaan bernama Soda Voyu; para penyanyi terkenal: Chyi Yu (vegetarian), Chu-Chu Wu, Shelly Yu , dan Yokuy Utaw; penyanyi-penulis lagu Cemelesai Pasasauv (徹摩); aktris Ina Tsai; penari tradisional Jepang Yu-Tan Wang (vegetarian); dan para pemain Opera Jing-Kun yang terkemuka: Sheng-Fang Guo, Yang-Chiang Chao, dan Ya-Jiuan Yan, di antara seniman-seniman berbakat lainnya. Acara tersebut menawarkan beragam pertunjukan artistik yang indah, membawa penonton dalam perjalanan melalui cinta, keindahan, mimpi, dan jiwa manusia, sekaligus menampilkan kekuatan seni yang beragam dan abadi. Salah satu momen istimewa dalam program tersebut adalah penampilan lagu-lagu yang diadaptasi dari puisi karya Maha Guru Ching Hai, diiringi musik oleh musisi peraih penghargaan Blaire Ko dan dibawakan oleh para seniman berbakat. Melalui karya-karya puitis ini, pertunjukan tersebut menyampaikan kebijaksanaan spiritual yang mendalam, keindahan, dan inspirasi yang diungkapkan melalui puisi-Nya. Program ini juga mencakup karya musik dan teater yang terinspirasi oleh karya klasik yang dicintai, termasuk “Mimpi Kamar Merah” karya novelis terkenal Dinasti Qing, Cao Xueqin; drama terkenal Dinasti Ming, “Paviliun Peoni dalam Mimpi Buruk” karya dramawan terkenal Tang Xianzu; dan tarian tradisional “Sun Wukong Mengacaukan Surga”. Dengan memanfaatkan karya-karya abadi ini, penulis dan sutradara musik Soda Voyu menghidupkan tema-tema abadi tentang cinta dan perjalanan jiwa melampaui dunia yang fana di atas panggung. Ezúttal visszatekintünk, és Ching Hai Legfelsőbb Mester művészeti pályafutásától indulunk. Külön meghívtuk Soda Voyu-t, a Golden Bell-díjjal kitüntetett, sokoldalú színházi művészt, hogy a mai előadás főrendezője és forgatókönyvírója legyen. A keleti háttérből kiindulva, a hagyományos pekingi – kunqu operát modern technikákkal ötvözve, multimédiát integrálva, Ching Hai Legfelsőbb Mester vizuálisan megindító festményeivel kiegészítve, az előadás kihozza a neoklasszikus multimédiás zenés színház végtelen lehetőségeinek erejét. Az 5. Művészek Világnapja továbbra is újat teremt, előtérbe hozza a művészi sokszínűséget, hogy a világ megláthasson minket, és hogy hálát adjunk ezért a szeretettel és dicsőséggel teli napért. Ezúttal külön meghívtunk tehetséges művészeket Tajvan (Formosa) minden szegletéből, közel 300 művészt, köztük költőket, írókat, festőket, színésze- ket, színésznőket, énekeseket, zenészeket, zeneszerzőket, film- és színházi rendezőket, koreográfusokat, szórakoztató művészeket, és minden területről érkező tehetségeket, akik tehetsé- gükkel ragyogják be életünket. Üdvözöljük őket tapssal!











