Details
Unduh Docx
Baca Lebih Lajut
Dalam berita hari ini, Korea Selatan mendukung kelompok kemanusiaan global. Ilmuwan universitas Italia mengembangkan alat pelacak gletser global; peneliti Amerika Serikat menciptakan alternatif berbasis gula untuk plastik konvensional; kota di Argentina memperkenalkan kartu identifikasi wajib untuk insan-kucing dan -anjing; polisi laut di Spanyol menyelamatkan remaja yang tersapu ke laut; studi AS menemukan diet vegan rendah lemak mendukung penurunan berat badan; dan para konservasionis bertindak cepat melindungi orangutan yang diselamatkan dari kebakaran hutan di Indonesia. Sebagai orang tua, kita bertanggung jawab untuk memberi anak-anak kita awal kehidupan sebaik mungkin. Berikut sedikit tip kesehatan seputar pengasuhan anak untuk Anda. Obesitas pada anak adalah kondisi kompleks yang dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk genetika, kebiasaan makan, aktivitas fisik, dan pola tidur. Dibandingkan dengan anak-anak yang memiliki berat badan sehat, anak-anak yang mengalami obesitas memiliki risiko lebih besar atas masalah kesehatan, seperti asma, apnea tidur, kondisi tulang dan sendi, diabetes tipe 2, dan komplikasi lainnya di semua fase kehidupan. Untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan yang sehat, makanan anak-anak sebaiknya terdiri dari buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, dan sumber protein nabati. Mereka sebaiknya mengonsumsi air putih sebagai pengganti minuman bergula. Jika mereka ingin sesuatu yang lain, tawarkan sedikit jus buah 100% atau jus sayuran rendah natrium yang diencerkan dengan air. Anjurkan setidaknya 60 menit aktivitas fisik yang intens atau bermain aktif setiap hari, serta aktivitas keluarga dan jalan-jalan yang aktif di luar rumah. Batasi waktu menatap layar hingga 2 jam atau kurang per hari dan pastikan mereka mendapatkan tidur yang cukup dan berkualitas: 9 hingga 12 jam untuk anak-anak dan 8 hingga 10 jam untuk remaja.











