Pencarian
Bahasa Indonesia
  • English
  • 正體中文
  • 简体中文
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Magyar
  • 日本語
  • 한국어
  • Монгол хэл
  • Âu Lạc
  • български
  • Bahasa Melayu
  • فارسی
  • Português
  • Română
  • Bahasa Indonesia
  • ไทย
  • العربية
  • Čeština
  • ਪੰਜਾਬੀ
  • Русский
  • తెలుగు లిపి
  • हिन्दी
  • Polski
  • Italiano
  • Wikang Tagalog
  • Українська Мова
  • Lainnya
  • English
  • 正體中文
  • 简体中文
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Magyar
  • 日本語
  • 한국어
  • Монгол хэл
  • Âu Lạc
  • български
  • Bahasa Melayu
  • فارسی
  • Português
  • Română
  • Bahasa Indonesia
  • ไทย
  • العربية
  • Čeština
  • ਪੰਜਾਬੀ
  • Русский
  • తెలుగు లిపి
  • हिन्दी
  • Polski
  • Italiano
  • Wikang Tagalog
  • Українська Мова
  • Lainnya
Judul
Naskah
Berikutnya
 

Di dunia abadi, semua jiwa adalah satu dan setara; itulah mengapa kita harus menghormati semua makhluk seperti diri kita sendiri.

Details
Unduh Docx
Baca Lebih Lajut
Dan sekarang kami memiliki suara hati dalam bahasa Mandarin, dengan teks terjemahan multibahasa, dari Chen-Han di Tiongkok:

Guru Terkasih, Selamat merayakan Festival Perahu Naga yang bahagia dan damai! Pagi-pagi sekali hari ini, setelah menyelesaikan meditasi Quan Yin, saya melanjutkan fokus pada mata kebijaksanaan sambil berbaring. Dalam penglihatan batin, seorang gadis yang sangat cantik dan anggun dengan tulus membungkuk kepada saya dan menghormati saya sebagai “ibu baptisnya”. Dia menulis surat yang sangat panjang dan memberikannya kepada saya. Surat itu dipenuhi dengan ungkapan cintanya kepada Guru dan cintanya kepada TUHAN, serta “Namo Nama Suci Guru”. Di sisinya ada ibu kandungnya, namun dia tak bisa menandingi kecantikan dan kehadiran gadis yang memesona dan menakjubkan itu. Bentuk tubuhnya juga sangat anggun, jarang terlihat di dunia manusia. Dia berkomunikasi dengan saya melalui kesadaran. Secara umum, maksudnya adalah tingkat spiritual dan pahala ibu kandungnya tidak mencukupi sehingga dia menghormati saya sebagai ibu baptisnya dan dia dapat menggunakan kefasihan dan kesadaran positifnya yang luar biasa untuk berkomunikasi dengan berbagai makhluk, membimbing insan-hewan untuk berlindung kepada TUHAN-Guru Agung…

Setelah bangun, saat saya dengan gembira mengingat penglihatan itu dan masih heran karena saya belum pernah menerima siapa pun sebagai anak baptis saya, saya melihat, sekilas, insan-kucing “Milk Tea” yang meringkuk di kaki tempat tidur saya, di dekat selimut. Dia perlahan mengedipkan matanya tiga kali kepada saya, seolah berkata, “Bu, itu aku~.” Milk Tea dulunya insan-kucing yang dipelihara untuk pembiakan, yang diselamatkan dan diadopsi oleh suami saya. Karena penampilannya yang cantik, dia pernah digunakan secara khusus oleh pemilik sebelumnya untuk pembiakan. Sekarang dia tinggal bersama saya di ashram yang kami bangun sendiri. Dengan rasa syukur kepada Guru yang telah merawat kami, kami menjalani kehidupan praktik spiritual vegan yang penuh sukacita. Betapa beruntung dan diberkati.

Semua insan-hewan tahu bahwa mencintai Guru adalah jalan menuju pembebasan dan peningkatan. Mereka tahu bahwa Guru adalah TUHAN, Guru Ultima… Kami dengan tulus berdoa agar orang-orang di dunia segera terbangun, menjadi vegan, saling mencintai, dan menciptakan Surga di Bumi di bawah bimbingan Kekuatan agung Guru, dan agar Dunia Vegan, Dunia Damai segera terwujud. Saya selamanya bersyukur kepada Guru, Tritunggal Mahakuasa Yang Bersatu atas Rahmat pemeliharaan dan perlindungan yang tak terbatas. Saya bersujud kepada Guru, mempersembahkan penghormatan yang tak terhitung sebagai ungkapan syukur atas Rahmat yang agung, dan mencium kaki suci-Mu. Semoga semua Surga melindungi Guru dalam keselamatan, kedamaian, dan kebahagiaan. Amin~ Murid TUHAN, Chen-Han dari Tiongkok

Chen-Han yang tenang, Terima kasih telah berbagi penglihatan batin Anda yang luar biasa dengan kami. Guru memberikan jawaban yang penuh kasih ini:

“Chen-Han yang memercayai, terima kasih karena telah menjadi praktisi Quan Yin yang setia dan juga manusia yang penuh kasih! Senang mendengar kisah kepedulian Anda! Insan-hewan dalam hidup kita adalah jiwa-jiwa seperti kita. Di dunia abadi, semua jiwa adalah satu dan setara; itulah mengapa kita harus menghormati semua makhluk seperti diri kita sendiri. Di alam fisik ini, tidak cukup banyak individu yang mengembangkan mentalitas ini, itulah sebabnya ada begitu banyak pembunuhan dan kekacauan. Kedamaian sejati dan pengakuan akan kesatuan kita dengan seluruh kehidupan berjalan beriringan. Insan-hewan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang hal ini daripada banyak manusia. Semoga, hal itu segera berubah, dan umat manusia akan menyadari pentingnya menghormati semua kehidupan dengan menjadi vegan dan berdamai dengan makhluk hidup lainnya. Semoga Anda dan sesama warga Tiongkok yang mendambakan keharmonisan merangkul Kebenaran abadi TUHAN dan mengalami Surga di Bumi. Tetaplah dekat, karena Cinta saya akan selalu membimbing Anda kembali kepada TUHAN. PS: Tolong berikan pelukan erat untuk Milk-Tea dari saya, dan sampaikan kepadanya bahwa dia benar-benar cantik, luar dan dalam!”
Tonton Lebih Banyak
Video Terbaru
Berita Patut Disimak
2026-06-29
560 Tampilan
Antara Guru dan Murid
2026-06-29
679 Tampilan
31:09

Berita Patut Disimak

2026-06-28   219 Tampilan
Berita Patut Disimak
2026-06-28
219 Tampilan
Berita Patut Disimak
2026-06-28
742 Tampilan
Serial Multi-Bagian Prediksi Kuno tentang Planet Kita
2026-06-28
767 Tampilan
Antara Guru dan Murid
2026-06-28
1154 Tampilan
Berita Patut Disimak
2026-06-28
11652 Tampilan
Ringkas
2026-06-28
1628 Tampilan
Bagikan
Bagikan ke
Lampirkan
Mulai pada
Unduh
Mobile
Mobile
iPhone
Android
Tonton di peramban seluler
GO
GO
Aplikasi
Pindai kode QR, atau pilih sistem telepon yang tepat untuk mengunduh
iPhone
Android
Prompt
OK
Unduh